![]() |
| PKD XXIV PMII Makhdum Ibrahim Resmi Digelar, Teguhkan Keilmuan dan Gerakan dalam Merawat Keberpihakan Sosial (Foto : PMII Makdum Ibrahim) |
PC PMII TUBAN - Pengurus Komisariat PMII Makhdum
Ibrahim Tuban menggelar Pembukaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XXIV pada
Kamis (7/02/2026) bertempat di MTs Salafiyah Al-Amin, Koro, Merakurak-Tuban.
Dengan mengangkat tema “Manifesto
Kader Mujahid yang Cakap Secara Keilmuan dan Gerakan dalam Merawat Keberpihakan
Sosial” Kegiatan ini menjadi kaderisasi formal wajib setelah MAPABA.
Kegiatan ini berlangsung selama
empat hari mulai kamis-ahad yang diikuti oleh 30 peserta baik dari internal
maupun eksternal kota Tuban.
Pembukaan kegiatan berlangsung
khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pengurus komisariat, alumni, kader, serta
tamu undangan. Acara diawali dengan sambutan Ketua Panitia Atalafairus iklil
Warsanda, menyampaikan bahwa PKD XXIV bukan sekadar agenda formal kaderisasi,
tetapi greatnya sudah naik satu tingkat sehingga proses pembentukan kader yang
mampu berpikir kritis dan memiliki keberpihakan terhadap persoalan masyarakat.
Ketua Komisariat PMII Makhdum
Ibrahim Muhammad Abdul Mubin juga menegaskan bahwa tema yang diangkat merupakan
bentuk refleksi atas kondisi mahasiswa yang mulai menjauh dari nilai perjuangan
dan tanggung jawab sosial.
“Keberpihakan sosial harus
menjadi identitas kader PMII. Ilmu pengetahuan yang dimiliki kader harus mampu
diarahkan untuk menjawab persoalan rakyat, bukan hanya menjadi kebanggaan
akademik semata,” ungkapnya.
Kepala Madrasah bapak suyangi,
dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan PKD XXIV karena
dinilai mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul
dalam keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
Sementara itu, Majelis Pembina
Komisariat (Mabinkom) yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh alumni PMII
bapak ali Mochtar menekankan pentingnya pengalaman organisasi dan sanad
keilmuan dalam proses kaderisasi PMII. Menurutnya, kader yang kuat lahir dari
proses belajar yang panjang, pengalaman lapangan, dan keterhubungan nilai
dengan para pendahulu organisasi.
“Kader PMII harus memiliki
pengalaman gerakan dan sanad keilmuan yang jelas. Karena dari situlah yang
matang, sikap yang bijak, serta keberpihakan sosial yang tidak mudah goyah oleh
perubahan zaman,” tuturnya.
Ketua PC PMII Tuban yang secara
resmi membuka kegiatan turut menegaskan bahwa kaderisasi PMII harus melahirkan
kader mujahid yang mampu menjaga nilai kemanusiaan dan aktif dalam perjuangan
sosial.
“Merawat keberpihakan sosial
harus menjadi identitas kader PMII. Gerakan mahasiswa tidak boleh kehilangan
arah perjuangan kemanusiaannya,” tegasnya.
Dengan beberapa materi antara
lain, materi yang sifatnya ideologis dan metodologis. Kegiatan ini ditutup
dengan doa dan sesi foto bersama sebagai bentuk semangat komitmen Komisariat
Makhdum Ibrahim dalam membentuk kader yang cakap secara keilmuan dan mampu
mentransformasikan menjadi sebuah Gerakan yang dibangun atas dasar kesadaran
berbasis nilai.
MUHAMMAD ABDUL MUBIN

0Komentar